A to Z Fundraising Ideas

YOU HAVE AN AMBITION TO CREATE A CHANGE, BUT ONE THING SEEMS TO BE MISSING A MONEY RAISING IDEA. HERE’S SOME UNIQUE FUNDRAISING IDEA TO SUPPORT YOUR NOBLE MISSION!

# A = for Auction

  Kumpulin barang – barang yang masih benilai tinggi buat di lelang, and make a good advertisement to get more auctioneers.

# B = for Bands Concert

   Punya band atau kenal sama temen – temen musisi? Ajak mereka buat bikin mini concert, dan hasil penjualan tiketnya bisa kita sumbangin.

# C = for Car Wash

   Coba den izin pihak kampus buat bikin car wash di area parkir buat tujuan fundraising. It will be a good idea with a low cost fundraising.

# D = for DIY Sale

   Daripada numpuk, barang – barang DIY kreasi kita bisa loh dijual buat dijadiin donasi.

# E = for Eco Day

   Kumpulin dan jual barang bekas kayak plastik dan koran tak terpakai di rumah. Selain bisa di reycle, uangnya bisa disumbangin kan?

# F = for Fashion Show

   FInd suitable clothes, models, decide on a theme, and start inviting people to join. Partership sama brand lokal juga menarik loh!

# G = for Garage Sale

   Also did this for charity, so let’s clean up our closet and arrange a great garage sale event. Ajak teman kamu juga buat join di acara itui.

# H = for Hair Treatment

   Kinda lil enterpreneurship thing. Dengan tujuan bikin charity, ide bikin mini salon cukup efektif sih buat narik chariters.

# I = for Individual Gifts

   A little booth with a drop box will also helps people tp give something buat disumbangin.

# J = for

# K = for Knitt-off

# L = for

 

# O = for The Online Fundraising

  

# P = for Photo Competition

   Bikin kontes Rally Photo yang seru. Biaya pendaftaranya bisa kamu pakai buat beli hadiah, sisanya bisa dipakai buat charity.

# Q = for Queeny Day

   Bikin photobooth bertema Royal Queen, hasil fotonya bisa dibawa pulang dengan ngasih bioaya suka rela untuk donasi.

# R = for Running Fest

   Tentuin venue, bikin tema yang menarik, dan jangan lupa undang komunitas biar acara kamu makin rame.

# S = for Sport Championship

   Olahraga lain kayak basket, sepak bola, atau skating sekalipun bisa buat fundraising. Siapin piala bergilir buat acara berkualitasnya.

# T = for Talent and Art

   Let’s turn a lil’ space into a mini art exhibilition and use the enterance fee for fundraising.

# U = for U Sing

   Make a cover song record it, and make a simple album, sell it to the crowd, online and offline, to get the fund.

# V = for Viral Video

   Bikin vidio semenarik mungkin buat ningkatin awareness program fundraising yang kamu buat. Such a fun way to charity.

# W = for Workshop

   Minta teman – teman yang suka fashion atau fotografi, untuk bikin workshop ‘How To’ yang simple tapi berguna.

# X = for Xmas Card Donation

   Design your own Christmas Card and sell it for donation. kalo mau tetep ngikutin trend teknologi turn it to e-card.

# Y = for Yummy Baking Sale

   Bake your own muffin and sell it for donation. lumayan kan bisa belajar masak sekaligus beramal.

# Z = for Zero Price

   Sell something in zero prices. tapi kasih keterangan kalo mereka bisa nyumbangin berapapun buatv mendukung amal.

Love Animals

WE SHARE THE EARTH WITH THEM. THEY PLAY A BIG ROLE IN OUR LIFE. TAPI SEBENERNYA, GIMANA SIH HUBUNGAN YANG SEHARUSNYA ANTARA MANUSIA DAN HEWAN? JANGAN NGAKU SAYANG SAMA HEWAN DULU KALO BELOM BACA ARTIKEL INI !!!

WHAT ARE THEY TO US?

Cute pug!

Kalo ngeliat dari sejarah manusia, our lives have been shared and shaped by the animals. Dari zaman dulu, mereka udah nyedain kita bahan makanan, pakaian, transportasi, obat, sampe companionship, bahkan jadi bagian penting di kebudayaan kita. Keberadaan hewan juga penting banget buat keadaan emosional, fisik, bahkan psikologis kita. Nggak heran, pada penelitian bilang, kesukaan kita sama binatang dan rasa penasaran sama hidup mereka, is an important part of being a human. But what are they to us? Are they really just a lower being that we can treat as we like?

Harus diakuin banyak banget orang yang mikir hewan itu kelas dua dibanding manusian. Bahwa daripada peduli sama hewan, lebih baik peduli sama sesama manusia aja dulu. Padahal, kehidupan kita dipengaruhin banget sama keberadaan mereka. One special thing about animal is the bond we have with them. Pasti kita tahu rasanya ngelus kepala hewan peliharaan, atau gimana stress kita bisa ilang kalo main sama mereka. Bonding kita sama hewan pliharaan, udah terbukti secara medis ningkatin kesehatan secara umum, nurunin tekanan darah. detak jantung dan juga pernapasan. Nggak heran kalau hewan peliharaan bisa memberikan terapi buat penderita depresi, kecemasan, anoreksia, dan juga jadi teman yang setia. They can be very loyal and give human unconditional love. Those are proofs that we have genuine connection with this nonhuman creative.

Animal dosen’t ask much, but when they feel the bond with us. they’ll return our affection. Salah satu pencinta hewan yang juga seorang penulis, Mbak Alberthine Endah bilang, bahwa dengan menyayangi binatang, kita ngelatih diri buat memiliki rasa cinta.

HAVE YOU TREAT THEM RIGHT?

Kita bisa mulai ngomongin tentang hewan – hewan liar yang mengalami kekerasan atau yang terancam punah dan butuh perlindungan, tapi let’s start from pet animals yang ada di sekitar kita. Think about your cat, your dog, your rabbit, your hamster maybe. Apakah kita sudah memperlakukan mereka dengan baik dan benar?

Banyak orang memelihara hewan tanpa sadar bahwa komitmenya itu mirip kayak punya anak. It’s tough! Kita harus kasih makan teratur, vaksin dan bawa ke dokter, bersihin kotorannya, mandiin, ajak jalan – jalan dan memberikan perhatian dan kasih sayang yang cukup. Nggak kurang dari itu! Ketika kewajiban – kewajiban pemilik hewan itu nggak dijalanin, yang paling kasian adalah hewanya sendiri. Dia nggak bisa ngeluh, nggak bisa marah, cuma bisa nerima aja.

Yang paling horor ketika kita nggak tahu dan nggak sengaja “mendukung” tindak kekerasan pada hewan. Salah satunya adalah dengan membeli hewan peliharaan di breeder rakus yang nggak sayang hewan sama sekali. SImak wawancara dengan seorang penulis yang juga pecinta hwan, Mbak Alberthiene Endah, to open our eyes to animal cruelty around us.

 

MENURUT MBAK ALBERTHIENE, SECARA UMUM,

GIMANA PERLAKUAN TERHADAP HEWAN DI INDONESIA SAAT INI?

Masih memperihatinkan. Kalau boleh mulai dari kuda deh. Di Indonesia, delman itu cuma tergantung dari hati nurani pemiliknya. Nggak ada pengawasan, nggak ada teguran. Dari pagi jalan, tanjakan, turunan, dinaikin bertujuh, berdepalan, padahal kudanya kecil. Ada juga yang kudanya lagi hamil, narik lima atau enam orang. Kebangetan! Padahal kesanggupan kuda mengangkut beban dan durasi waktu melangkah itu ada hitunganya, tapi disini kan nggak perduli. Dari Cangkareng sampe Monas pun disuruh lari terus. Bahkan di Lombok ada yang sampe kakinya lecet. Bayangin lari dengan sepatu lecet sambil bawa beban itu kayak apa rasanya. Yang kayak gitu suka lolos dari perhatian.

Belom lagi Orangutan. Udah nggak usah diceitain gimana kita ngambil tanah mereka, dan nggak ada yang peduli. Bahkan departemen kehutanan sekalipun.

BELUM LAGI HEWAN PELIHARAAN …

Apalagi hewan – hewan yang udah dijinakan seperti anjing. m

LITTLE MESSAGE FROM JAAN

Jangan adopsi (memiliki hewan) dengan alasan yang salah. tanya dulu ke diri sendiri apakah bisa kasih komitmen seumur hidup? Apakah ada waktu

 

Sign It To Change It!

THIS ISSUES NEED YOUR ATTENTION RIGHT NOW!

SPARE 5 MINUTES OF YOUR TIME TO SIGN A PETITION

THAT COULD STOP TERRIBLE TERRIBLE THINGS HAPPEN

IN OUR WORLD. EVERY SIGNATURE COUNTS!

#01 STOP PENYERANGAN ISREAL TERHADAP PALESTINA DI JALUR GAZA

       Sejak terjadinya kasus saling culik dan pembunuhan remaja Israel dan Palestina oleh kelompok militan negara masing – masing, ketegangan antara dua negara ini makin memanas. Saat pemerintah Israel dan Palestina saling janji untuk menyelidiki kasus tersebut, pasukan militer Israel mengadakan penggeledahan di rumah – rumah di Tepi Barat Yordan dan melakukan serangan di jalur Gaza yang merupakan reaksi atas terbunuhnya 3 pelajar Yahudi. Penyerangan bertubi – tubi oleh roket menyebabkan ratusan warga Palestina luka – luka, dan puluhan lainnya tewas, termasuk warga sipil yang tidak bersalah. Bahkan, peperangan ini pun memecah belah PBB, dimana rumusan yang diusulkan Rusia adalah mengecam penyerangan tersebut, sedangkan Amerika Serikat menolak kritik terhadap Israel.

 

WHY SHOULD WE CARE ?

“Carr y out a random act of kindness with no expectationof reward, safe in the knowledge that one day, someone might do the same for you” – Princess Diana

Tapi hari gini, jadi cuek udah jadi bagian hidup kita. We all have our problems to handle, ngapain repot sama masalah orang lain?

TO HELP OR NOT TO HELP

Terrible things happen, sometimes to us, sometimes to people we barely know. Ketika kita ngeliat berita bencana dari sofa yang nyaman di rumah, why should we care? Kita pikir, kehidupan orang – orang di sekitar nggak ada hubungannya sama kita. Selain itu, ada banyak banget pertimbangan di kepala kita, yang paling sering muncul, “what will happen to me if I help him/her?” Kita cenderung mikirin diri sendiri alias egois. Pas liat ibu – ibu berdiri di bis, mikir “Dia masih kuat kali, nggak perlu lah dikasih tempat duduk. Lagian kapan gue duduknya kalo ngasih ke orang terus?!”

Terutama di masa sekarang, diamana orang makin individualis, it’s so easy to ignore kesusahan orang lain. Kita lupa bahwa ketika nolong orang lain, yang paling diutamakan itu sebenernya diri kita sendiri, kita lupa bahwa kita semua terkait satu sama lain, and what we do to others, will eventually get back to us!

“The person who gets the most benefit from the kidness, the caring gesture we do for others, is we ourselves”

WE ARE ALL CONNECTED

We are all connected because we need one another. Terlepas dari waktu dan tempat kita berada sekarang, ada link yang nggak keliatan yang menghubungkan kita ke satu sama lain. Kayak di Facebook aja, tiba – tiba saja kita nge-link sama seseorang yang ternyata pacarnya sepupunya sahabat kita. Dan kita nggak pernah tau how we can help them or how we will get help from them.

Contoh kongkritnya ada di kasus kehilangannya anak kecil bernama Alma di Monas beberapa waktu lalu. Pesan bersantai di social media, yang pertama kali ditulis oleh papanya Alma, beredar luar ke seluruh Jakarta. Pastinya ada ribuan atau mungkin ratusan ribu orang yang nerima pesen tersebut. Tapi ada satu ibu bernama ibu Nia yang nggak cuma nyebarin lagi pesan tersebut, tapi mutusin untuk nyari Alma di Monas setelah dia pulang kerja. Dan bener aja, Ibu Nia berhasil nemuin Alma yang ternyata selama hilang ditemukan oleh tukang penyewa sepedah.

Ayahnya Alma nggak ada hubungan sama sekali dengan Ibu Nia, tapi nyatanya “orang asing” itulah yang tergerak dan berhasil nemuin anaknya. Ini nunjukin bahwa kita bisa dibantu bahkan oleh orang – orang yang nggak pernah kita sangka, jadi jangan jugta memilih – milih dalam membantu orang.

BECAUSE IT’S CONTACIOUS

Salah satu bukti utama kecendrungan manusia untuk berbuat baik secara natural adalah random act of kindness. Pernah denger ‘Pay It Forward’? Semacam filosofi, ketika seseorang ngelakuin suatu kebaikan sama orang lain, orang yang dibantu ini akan ngebantu orang lain lagi, buat ngebales kebaikan yang dia dapet sebelumnya. It

 

 

 `